Pati Targetkan Validasi Data 2.658 Pasien TBC dalam 10 Hari
0:00
--:--
Pati Targetkan Validasi Data 2.658 Pasien TBC dalam 10 Hari
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Pati Targetkan Validasi Data 2.658 Pasien TBC dalam 10 Hari

X
Foto: Pemerintah Kabupaten Pati bersama Kementerian Kesehatan RI mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) melalui cek kesehatan gratis di 120 titik.(Portalljateng/Hms)

PATI, Portalljateng.id | Pemerintah Kabupaten Pati bersama Kementerian Kesehatan RI mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) melalui cek kesehatan gratis di 120 titik, menyusul temuan 2.658 kasus pada tahun sebelumnya, dalam kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus di Balai Desa Kutoharjo, Selasa (21/4), guna menekan penularan yang berisiko menyebar ke keluarga pasien.

Kunjungan tersebut merupakan bagian penguatan intervensi pemerintah pusat di daerah dengan beban kasus tinggi, sekaligus menindaklanjuti peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus TBC terbanyak kedua di dunia.

“Jadi mudah-mudahan sebelum akhir tahun 120 titik lokasi di seluruh Kabupaten Pati, masyarakat yang tertular bisa dicek dan kalau sakit bisa diobati. Kira-kira itu tujuan kedatangan kami,” ujar Wakil Menteri Kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan layanan cek kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan foto rontgen bagi keluarga pasien, untuk mendeteksi penularan secara dini serta menentukan langkah penanganan lanjutan.

“Bagi yang belum terinfeksi akan diberikan obat pencegahan, sementara yang sudah terpapar langsung diobati agar tidak menular lebih luas,” jelasnya.

Selain aspek medis, pemerintah juga mulai menata faktor lingkungan dengan mendata rumah tidak layak huni yang berpotensi memperparah penyebaran penyakit, terutama hunian dengan ventilasi buruk.

“Ini kami sedang mendata, minimal di Pati tadi sudah ada 34 rumah yang didaftarkan untuk direnovasi,” tambah Wakil Menteri Kesehatan.

Sementara itu, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa pemerintah daerah segera melakukan validasi ulang data pasien untuk memastikan seluruh kasus tertangani secara tepat dan terukur dalam waktu singkat.

“Ada 2.658 pasien di tahun lalu, dan di tahun ini kita akan lakukan cek ada tambahan pasien lagi. Jadi semua datanya akan kita finalisasi dalam 10 hari ke depan,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa pendataan akan mencakup seluruh keluarga pasien sebagai langkah antisipatif guna memutus rantai penularan di tingkat rumah tangga.

Usai kegiatan di Kutoharjo, rombongan Wakil Menteri Kesehatan melanjutkan kunjungan ke Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan, untuk menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi penderita TBC sebagai bagian dari intervensi terpadu.(red)

Next Article

MAN 2 Kudus Amankan Gold Medal ISRC 2026 di Bandung

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.