PATI, Portalljateng.id | Fasilitas pelayanan publik di Puskesmas Pati 1 dikeluhkan warga. Tidak berfungsinya pengeras suara di loket pelayanan farmasi membuat para pasien yang mengantre kesulitan mendengar nomor panggilan obat.
Keluhan tersebut disampaikan oleh Wahyu, warga Desa Winong, saat melakukan pengobatan di puskesmas tersebut pada Senin (3/8/2026). Ia mengaku kecewa lantaran kondisi ini sudah dirasakannya sejak kunjungan sebelumnya.
”Saya ini berobat yang kedua kalinya, dari dua bulan yang lalu. Tapi tanpa ada perubahan sama sekali untuk panggilan mengambil obat. Padahal di situ ada pengeras suara, tapi kelihatannya tidak berfungsi,” ujar Wahyu kepada portalljateng.id, Senin (3/8/2026).
Menurut Wahyu, ketiadaan pengeras suara yang aktif sangat menyulitkan para pasien, terutama kalangan lansia. Mereka terpaksa harus berfokus penuh dan mendekati area loket agar tidak tertinggal panggilan.
”Apalagi manula yang berobat, mereka harus benar-benar pasang telinga untuk mendengar nomor antrean karena takut terlewatkan. Sampai ada yang berdiri dekat loket farmasi,” tambahnya.
Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan antrean di depan loket obat, yang seharusnya bisa diurai jika pemanggilan dilakukan menggunakan pengeras suara yang memadai.
Hingga berita ini ditayangkan, Portalljateng.id masih berupaya mengonfirmasi dan meminta klarifikasi dari pihak pengelola Puskesmas Pati 1 terkait tidak berfungsinya pengeras suara di bagian farmasi tersebut. (red)




Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE