PATI, Portalljateng.id | Dalam rangka menyambut peringatan World Cleanup Day (WCD), MTsN 1 Pati merayakan momen tersebut dengan mengadakan aksi bersih-bersih lingkungan secara bersamaan. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Ah. Zaenal Arifin, serta dihadiri oleh jajaran guru, staf, dan seluruh siswa.
Saat memberikan sambutan, Arif mengingatkan agar peringatan WCD tidak cuma berhenti di acara seremonial. Momen ini perlu dihubungkan erat dengan predikat madrasah adiwiyata yang sedang disiapkan menuju tingkat adiwiyata mandiri.
“Gelar adiwiyata bukanlah madrasah yang hanya bersih dan banyak tanaman, tetapi perlu adanya kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab dari kalian semua untuk ikut menjaga lingkungan,” ujar Arif di hadapan peserta apel, Sabtu (19/9).
Pihaknya juga menyoroti pentingnya kedisiplinan kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat energi dengan mematikan lampu serta kipas angin yang tidak terpakai, hingga bijak dalam menggunakan air bersih di tengah musim kemarau.
“Mari kita bersama-sama melestarikan lingkungan madrasah ini agar kelak generasi penerus atau adik-adik kelas dapat terus menikmati keasrian alam di sini,” ajak Arif di akhir sambutan.
Kegiatan pelestarian lingkungan meliputi kerja bakti kebersihan, pemeliharaan fasilitas cuci tangan, sosialisasi penghematan air dan energi melalui stiker, penghijauan serta pemeliharaan tanaman, dan pengelolaan sampah berbasis pemilahan.
Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pembentukan karakter peduli lingkungan harus dimulai dari kedisiplinan individu warga madrasah sehari-hari.
“Kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah kita bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan cerminan dari karakter kita bersama. Melalui momentum WCD ini, kami ingin menanamkan kesadaran nyata kepada seluruh murid agar terbiasa menjaga fasilitas madrasah, mulai dari pengelolaan sampah hingga penghematan energi dan air,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Seksi Adiwiyata MTsN 1 Pati, Wahyu Jalaluddin, menekankan pentingnya sinergi seluruh warga madrasah dalam menjaga predikat adiwiyata yang disandang.
“Kami terus mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan ini menjadi budaya keseharian di MTsN 1 Pati. Aksi bersih bersama ini adalah langkah awal agar para murid terlatih merawat lingkungan belajar mereka sendiri secara mandiri dan berkelanjutan,” tutur Jalaluddin. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE