Luncurkan GIWANG, Plt Bupati Pati Perkuat Kepedulian Sosial
0:00
--:--
Luncurkan GIWANG, Plt Bupati Pati Perkuat Kepedulian Sosial
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Luncurkan GIWANG, Plt Bupati Pati Perkuat Kepedulian Sosial

X
Foto: Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandralaunching Gerakan Investasi Wakaf Uang di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati.(Portalljateng/Hms)

PATI, PORTALLJATENG.id | Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri acara penandatanganan kerja sama sekaligus launching Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG), 30 Januari 2026, yang digagas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati dan dihadiri para tamu undangan lintas instansi serta para pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Chandra menyebut Kementerian Agama Kabupaten Pati sebagai pelopor nasional dalam penerapan sistem wakaf uang.

“Kementerian Agama Kabupaten Pati ini yang pertama kali di Indonesia menerapkan sistem wakaf uang. Ini motivasi yang luar biasa, dan Insyaallah ke depan kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Pati juga bisa melaksanakan hal yang sama,” ujar Chandra.

Ia juga mengaitkan peluncuran GIWANG dengan kondisi Kabupaten Pati yang masih menghadapi bencana banjir sejak awal Januari.

“Kondisi Pati memang sedang berduka dengan adanya bencana banjir yang mulai dari 9 Januari sampai sekarang masih belum surut. Tanggap bencana akhirnya kita perpanjang sampai tanggal 6 Februari. Mohon dukungan semuanya untuk membantu korban banjir,” katanya.

Menurut Chandra, wakaf uang menjadi solusi konkret yang membongkar persepsi lama tentang wakaf yang identik dengan tanah luas dan harta besar.

“Ternyata wakaf ini metodenya uang Rp 1.000,- atau Rp 2.000,- juga sudah termasuk wakaf. Slogannya DRS BEJO, Dua Ribu Saja Sebelum Kerjo. Ini inisiasi yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menegaskan Pemkab Pati siap mendukung dan mendorong gerakan wakaf hingga ke kantor-kantor dinas dan sekolah sebagai sarana edukasi kepedulian sosial bagi generasi Z dan alpha.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, menjelaskan bahwa GIWANG lahir dari kepedulian terhadap angka kemiskinan di Kabupaten Pati yang masih berada di kisaran 9,8 persen atau sekitar 105 ribu jiwa.

“Pengentasan kemiskinan itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat dan sektor swasta,” tegasnya.

Ia menambahkan, wakaf uang dipilih karena bersifat inklusif dan berkelanjutan.

“Wakaf itu tidak perlu menunggu kaya, tidak harus punya tanah luas. Wakaf uang bisa seribu atau dua ribu saja. Wakaf ini adalah investasi akhirat yang tidak terputus,” jelas Syaikhu.

Menurutnya, wakaf uang juga merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana menolak bala melalui sedekah yang terus-menerus.

Syaikhu memaparkan potensi wakaf uang di lingkungan Kemenag Pati sangat besar. Dari sekitar 921 pegawai, puluhan ribu siswa madrasah, guru, hingga pondok pesantren, potensi wakaf uang diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah per tahun.

Dana tersebut nantinya dikelola secara profesional melalui kerja sama dengan Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat, serta disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data dari Dinas Sosial.

Melalui gerakan ini, diharapkan wakaf uang dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Next Article

BPKAD Pati Gelar Sosialisasi Pajak Kendaraan di CFD: Bayar Jadi Mudah!

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.