PATI, Portalljateng.id | Pesatnya arus modernisasi diharapkan tidak melunturkan akar budaya dan identitas generasi muda. Hal tersebut ditekankan oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, di Pendopo Kabupaten Pati pada Jumat (4/9/2026).
Pesan itu disampaikan di sela-sela Lomba Keserasian Busana dan Make Up antarorganisasi wanita yang digelar untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pati sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Generasi muda saat ini hidup di tengah perubahan yang sangat cepat. Yang penting adalah bagaimana kita membangun generasi yang mampu beradaptasi dengan kemajuan, tetapi tetap memiliki akar budaya dan jati diri,” kata Dwi Risma Ardhi Chandra.
Dwi menilai, pemahaman mengenai tata cara berbusana nasional harus terus ditanamkan kepada kaum perempuan. Langkah ini dianggap efektif untuk menjaga benteng identitas bangsa di era dinamis saat ini.
“Kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini karena memiliki maksud dan tujuan untuk menanamkan budaya berbusana nasional kepada para wanita,” ujarnya.
Inisiatif tersebut beriringan dengan fokus program kerja GOW Kabupaten Pati dalam melestarikan kebudayaan Jawa. Berbagai agenda rutin seperti peringatan hari besar nasional, peragaan busana, sosialisasi, hingga acara pelantikan konsisten dimanfaatkan sebagai sarana edukasi budaya.
“Kami berharap GOW Kabupaten Pati dapat menyelesaikan seluruh program kerja dengan lancar sehingga setiap kegiatan dapat berjalan sukses,” kata Dwi.
Kompetisi tata busana dan rias wajah yang diselenggarakan oleh organisasi wanita se-Kabupaten Pati ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda perayaan yang dihadiri langsung oleh pimpinan beserta jajaran perwakilan organisasi wanita setempat. (red/adv)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE