Disdagperin Pati Ajukan Penambahan 91.000 Gas LPG 3 Kg di Bulan Maret
0:00
--:--
Disdagperin Pati Ajukan Penambahan 91.000 Gas LPG 3 Kg di Bulan Maret
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Disdagperin Pati Ajukan Penambahan 91.000 Gas LPG 3 Kg di Bulan Maret

X
Screenshot_20250305-193543

PATI – Portalljateng.id | Menekan harga gas LPG 3 kg yang melambung tinggi dan kenaikan penggunaan di bulan puasa, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati mengajukan penambahan 91.000 tabung di bulan Maret 2025.

Ditemui Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Hadi Santosa menyampaikan, harga pengecer yang sangat tinggi beberapa waktu lalu, dikarenakan pejual di tingkat pengecer sempat dilarang mengambil dari pangkalan.

“Sempat ada larangan pengambilan gas, mau tidak mau pengecer untuk memenuhi pelanggan mencari barang dari luar Kabupaten Pati dan mereka dapatnya juga sudah tinggi dan jual bisa mencapai Rp. 33.000 – 37.000 ke konsumen,” ujar Hadi, Rabu (5/2/2025).

Disinggung kelangkaan stock gas LPG 3 kg di Kabupaten Pati sampai harga melambung, Hadi mengungkapkan untuk stock masih aman sesuai dengan jumlah kuota dari Pertamina.

“Karena mendekati bulan puasa, sehingga kebutuhan gas lebih, yang biasanya satu keluarga ada cuma dua bisa tambah menjadi tiga atau empat. Kemungkinan pengecer mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggnya dari daerah lain” jelasnya.

“Diharapkan penambahan 91.000 tabung di bulan Maret pada minggu ini sudah bisa terealisasi dan aman saat bulan puasa hingga hari lebaran,” pungkasnya.

 

 

Rdk

Next Article

Diduga Salah Satu Oknum ASN Menjadi Admin Investasi Bodong MLM Grafix AI Indonesia

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.