PATI, Portaljateng.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati resmi mengetuk palu persetujuan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026. Keputusan bersama antara jajaran eksekutif dan legislatif ini diumumkan langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menyampaikan pidato akhir di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pati, Jumat (18/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Chandra memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan serta anggota dewan yang telah mencurahkan pikiran, pandangan, serta masukan konstruktif sepanjang tahapan pembahasan.
Ia menekankan bahwa seluruh alur pembahasan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran daerah. Tujuannya tidak lain untuk memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, efisien, serta tepat sasaran.
Selepas kesepakatan ini, tahap berikutnya adalah menyerahkan berkas raperda kepada Gubernur Jawa Tengah. Pihak Pemprov Jateng memiliki tenggat waktu maksimal 15 hari kerja untuk melakukan evaluasi. Catatan dari hasil evaluasi tersebut yang nantinya bakal dikaji kembali oleh Pemkab dan DPRD Pati demi menyempurnakan draf sebelum disahkan menjadi Perda resmi.
Chandra turut mengingatkan bahwa berkas yang disetujui saat ini masih berstatus rancangan sembari menunggu lampu hijau dari pemerintah provinsi.
“Ini baru rancangan. Selanjutnya rancangan ini akan kami kirimkan ke Pak Gubernur, masih menunggu tanggapan dari Provinsi Jawa Tengah maksimal 15 hari kerja,” ujar Chandra.
Dirinya mengimbuhkan, saat evaluasi provinsi selesai dan memberikan persetujuan, deretan program yang tertera dalam Perubahan APBD 2026 bisa langsung digulirkan.
Mengenai fokus alokasi anggaran, sektor sarana dan prasarana fisik masih memegang porsi utama dalam kebijakan Pemkab Pati.
“Prioritasnya tetap infrastruktur. Infrastruktur masih banyak sekali yang perlu diperhatikan. Ada laporan dari masyarakat terkait kecelakaan dan lainnya akibat kondisi jalan yang sudah parah,” ujarnya.
Ia menaruh harapan besar agar alur evaluasi hingga penetapan Perubahan APBD 2026 berlangsung lancar dan taat asas. Dengan begitu, alokasi dana yang telah disetujui dapat segera direalisasikan secara maksimal untuk kesejahteraan warga Kabupaten Pati. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE