PATI, Portalljateng.id | Pelaksanaan pemasangan tiang listrik oleh pihak PLN di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, resmi dihentikan sementara waktu. Keputusan ini diraih usai dilakukannya forum audiensi di Balai Desa Wonorejo yang dihadiri oleh Pemerintah Desa, pihak PLN ULP Pati, PR. Krisna Sakti Abadi serta perwakilan warga setempat.
Pemasangan tiang listrik tersebut sempat menuai protes dan keluhan dari warga setempat yang merasa tidak pernah dilibatkan maupun mendapatkan pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya.
Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, pihak-pihak terkait menyepakati bahwa proses pengerjaan tiang listrik dihentikan sampai ada informasi dan koordinasi lebih lanjut.
Pj Kepala Desa Wonorejo,PJ Kepala Desa Wonorejo, Trenggono Agus fitra, menjelaskan, surat permohonan tertanggal 27 Juli baru diterima pihak desa pada 28 Juli pagi, bersamaan dengan datangnya tim PLN di lapangan. Demi kelancaran, Pemdes mengutus perangkat desa untuk mendampingi ke lokasi.
Di tengah pentingnya pembahasan yang menyangkut aspirasi dan keluhan warga ini, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonorejo yang seharusnya menjadi wakil rakyat justru tidak tampak menghadiri audiensi.
Saat diwawancarai, Portalljateng.id, Kepala Desa Wonorejo mengonfirmasi bahwa pihak BPD sebenarnya sudah diundang secara resmi oleh Pemdes untuk hadir bersama. Niat baik tersebut belum terpenuhi karena pihak BPD memberikan konfirmasi tidak bisa hadir.
”Untuk rekan-rekan BPD sudah kita undang pada hari ini. Namun tadi pagi menginformasikan kepada kami melalui pesan pribadi, tidak bisa hadir dengan alasan pekerjaan,” ujar Kepala Desa Wonorejo, Selasa (18/8/2026).
Ketidakhadiran unsur BPD (Badan Permusyawaratan Desa) baik ketua maupun perwakilannya dalam forum mediasi ini cukup disayangkan oleh sejumlah pihak, mengingat peran vital BPD sebagai jembatan aspirasi masyarakat desa. Meski begitu, audiensi tetap berjalan lancar dan menghasilkan keputusan penundaan pengerjaan demi menjaga kondusivitas warga Desa Wonorejo. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE