​Pati Tekan Harga DOC, Amankan Stok untuk Peternak Mandiri
0:00
--:--
​Pati Tekan Harga DOC, Amankan Stok untuk Peternak Mandiri
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

​Pati Tekan Harga DOC, Amankan Stok untuk Peternak Mandiri

X
Foto: Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, kunjungi memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat Kelangkaan DOC FS Broiler (Day Old Chick Final Stock, anak ayam umur sehari siap dibesarkan menjadi ayam pedaging.(Portalljateng/Hms)

PATI, Portalljateng.id – Kelangkaan DOC FS Broiler (Day Old Chick Final Stock, anak ayam umur sehari siap dibesarkan menjadi ayam pedaging) sejak pertengahan 2024, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Rapat koordinasi strategis pun digelar Minggu (22/2) di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati dan dipimpin langsung Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda.

‎Selain dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Rakor ini juga diikuti oleh Gabungan Pengusaha Pembibitan Unggas (GPPU), Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Persaudaraan Peternak Mandiri Pati (PPMP), serta perwakilan perusahaan perunggasan.

‎Adapun agenda utama Rakornya adalah untuk memastikan distribusi dan harga DOC lebih stabil sehingga usaha peternak tetap berjalan.

‎Chandra mengungkapkan, kebutuhan DOC di Pati mencapai sekitar 33 juta ekor per tahun dengan lima hingga tujuh siklus pemeliharaan. Namun, harga DOC melonjak dari sekitar Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per ekor, menekan biaya produksi peternak.

‎Secara nasional, pasokan DOC dipengaruhi pengaturan populasi induk PS dan GPS (Parent Stock dan Grand Parent Stock, induk ayam pembibit penghasil telur tetas).

‎Distribusi pun banyak terserap perusahaan integrator (perusahaan perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir), sehingga peternak mandiri membutuhkan kepastian akses pasokan.

‎“Dan akhirnya hari ini kita sepakati distribusi 1.000 box DOC per minggu untuk peternak mandiri,” ujar Direktur Jenderal PKH Kementerian Pertanian, Agung Suganda.

Kesepakatan tersebut dicapai antara PPMP dan perusahaan pembibitan unggas yang tergabung dalam GPPU, sebagai respons atas kebutuhan riil peternak di wilayah Pantura, khususnya Kabupaten Pati.

Pemerintah pusat bersama Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Pati akan melakukan pemantauan dan pengawasan agar distribusi berjalan sesuai komitmen.

Di lapangan, sebagian peternak sempat menunda siklus produksi akibat keterbatasan pasokan dan kenaikan harga. Kondisi ini berpotensi memengaruhi suplai ayam hidup serta stabilitas protein hewani masyarakat.

Pemkab Pati juga menyiapkan langkah lanjutan, mulai dari pendataan kebutuhan per siklus, pembelian kolektif DOC, hingga pengembangan hatchery lokal (unit penetasan telur menjadi DOC) dan penguatan koperasi sebagai offtaker (pihak penyerap hasil produksi).

Selain itu, pengawasan harga, fasilitasi distribusi resmi, serta penguatan biosecurity (langkah preventif mencegah masuk dan menyebarnya penyakit di kandang ternak) menjadi bagian strategi menjaga daya saing sektor unggas daerah.

‎“Ini bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Dengan pasokan 1.000 box per minggu, kami harap produksi kembali normal dan harga ayam di Pati tetap stabil,” tegas Chandra.

Pemkab optimistis, melalui sinergi pusat dan daerah, ketersediaan DOC dapat kembali terkendali dan keberlanjutan usaha peternak mandiri tetap terjaga. (red)

Next Article

MTsN 1 Pati Perkuat Spiritual Lewat Tamara & Ngaji Kitab

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.