DPRD Sidak Trotoar Pati, Estetika Meredup di Tengah Dana Miliaran
0:00
--:--
DPRD Sidak Trotoar Pati, Estetika Meredup di Tengah Dana Miliaran
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

DPRD Sidak Trotoar Pati, Estetika Meredup di Tengah Dana Miliaran

X
Komisi C DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek trotoar setelah menerima berbagai keluhan dan aduan

PATI, Portalljateng.id | Pembangunan dan perbaikan trotoar di kawasan Pati menuai sorotan tajam dari masyarakat. Komisi C DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek setelah menerima berbagai keluhan dan aduan.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan rasa kekecewaan dan keprihatinannya terhadap kualitas hasil pengerjaan proyek tersebut. Menurutnya, kondisi trotoar yang baru dibangun justru dinilai lebih buruk dibandingkan dengan bangunan lama.

“Kami dari dulu sebenarnya sudah merasa ada yang aneh. Bangunan lama kita menggunakan keramik dan kualitasnya lebih bagus, tetapi ini malah menggunakan paving. Banyak laporan dan aduan masyarakat yang masuk ke kami, mengeluhkan pemasangan trotoar yang tidak rata, miring-miring, serta terkesan kumuh,” tegas Joni di lokasi proyek, Selasa (6/9/2026)

Joni menambahkan bahwa anggaran proyek dari pusat tersebut diperkirakan mencapai Rp14 miliar. Meski menggunakan dana pusat, ia menyayangkan pelaksanaan di lapangan yang dinilai kurang maksimal dan terkesan merusak estetika kota.

“Meskipun anggaran dari pusat, tetapi kan ini dibangun di Kabupaten Pati dan membongkar fasilitas yang lama. Sangat disayangkan jika hasilnya tidak rata, karena berpotensi cepat rusak dan tergenang saat musim hujan tiba. Kami ingin memanggil pihak pengawas dari pusat untuk meminta penjelasan terkait site plan dan perencanaan awalnya,” tambah Joni.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) sekaligus Plt. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Widyo Utomo, menjelaskan bahwa DPUTR Pati tidak terlibat secara langsung dalam perencanaan maupun pengawasan teknis proyek tersebut

“Seluruh pengerjaan, baik perencanaan maupun pengawasan, sepenuhnya diserahkan dan ditangani oleh Balai Prasarana Wilayah Semarang melalui PPK. DPUTR Pati hanya sifatnya menampung permasalahan yang ada di lapangan untuk disampaikan kepada pihak PPK,” jelas Widyo.

Widyo menambahkan, kendati sempat ada sosialisasi di awal, detail teknis pelaksanaan tidak melibatkan DPUTR. Setiap ada keluhan masyarakat atau temuan di lapangan, DPUTR akan meneruskannya ke PPK agar bisa ditindaklanjuti oleh pihak kontraktor.

Mengenai material keramik dari trotoar lama yang telah dibongkar, Widyo menjelaskan bahwa sebagian material tersebut saat ini disimpan dan ditampung di gudang DPUTR Pati. Pihaknya juga akan berkoordinasi lebih lanjut terkait progres pengerjaan dan masa pemeliharaan proyek tersebut. (red)

☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.