UNGARAN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang menunjukkan performa impresif pada tahun 2025.
Hingga minggu pertama Desember, perolehan PAD telah melampaui angka Rp686 miliar, menandai sebuah lompatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Angka ini secara tegas melewati total PAD pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp597 miliar lebih, menegaskan keberhasilan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, menyampaikan apresiasinya atas capaian gemilang ini.
Menurutnya, keberhasilan menembus rekor PAD tidak lepas dari dukungan dan kerja keras seluruh pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudibdo dalam acara penyerahan penghargaan kepada unit-unit perangkat daerah yang telah berkontribusi aktif dan maksimal dalam upaya pengumpulan pendapatan, menunjukkan sinergi kuat antar-instansi.
Kenaikan PAD yang substansial ini mengindikasikan efektivitas strategi pengelolaan keuangan daerah dan potensi ekonomi Kabupaten Semarang yang terus bertumbuh.
Peningkatan ini diperkirakan didorong oleh berbagai faktor, mulai dari optimalisasi sektor pajak daerah dan retribusi, perbaikan layanan publik yang mendorong kepatuhan wajib pajak, hingga menggeliatnya sektor perekonomian lokal.
Pendapatan yang lebih tinggi ini tentu akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk membiayai program-program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan perolehan yang melampaui capaian tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Semarang kini semakin optimis menatap target PAD untuk periode berikutnya.
Komitmen untuk mempertahankan tren positif ini menjadi prioritas, dengan terus berupaya mencari inovasi dan strategi baru dalam menggali potensi pendapatan daerah.
Rudibdo berharap, semangat kolaborasi dan kerja keras ini dapat terus dipertahankan demi kemajuan dan kemandirian fiskal Kabupaten Semarang di masa mendatang.





