Dibuka Bupati Sudewo, 20 Dalang Cilik SKM Pati Pukau Penonton dalam Peringatan Hari Wayang Dunia
0:00
--:--
Dibuka Bupati Sudewo, 20 Dalang Cilik SKM Pati Pukau Penonton dalam Peringatan Hari Wayang Dunia
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Dibuka Bupati Sudewo, 20 Dalang Cilik SKM Pati Pukau Penonton dalam Peringatan Hari Wayang Dunia

X
Foto: Bupati Pati Sudewo, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra pertunjukan 20 dalang cilik, dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia.(Portalljateng/Hil)

PATI, PORTALLJATENG.ID | Dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia, sebanyak 20 dalang cilik dari Sanggar Sihing Krida Murti (SKM) unjuk kebolehan di hadapan Bupati Pati, Sudewo, yang secara resmi membuka pertunjukan istimewa ini.

‎Acara yang diprakarsai oleh Yayasan SKM ini tidak hanya menjadi hiburan, namun juga sebuah panggung pembuktian bahwa Kabupaten Pati memiliki sumber daya luar biasa dalam dunia pedalangan.

‎Bupati Sudewo, dalam sambutannya, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya.

‎”Saya sangat bangga Yayasan SKM mengadakan pentas wayang kulit dalang cilik ini. Melalui acara ini, saya semakin yakin bahwa potensi regenerasi seni pedalangan di Kabupaten Pati itu sangat besar,” ujar Sudewo.

‎Kehadiran 20 peserta cilik ini menjadi bukti nyata antusiasme generasi muda terhadap warisan budaya.

‎Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan SKM atas dedikasi mereka yang konsisten.

‎”Saya berterima kasih kepada Yayasan SKM yang bertekad kuat untuk mendidik, melatih, dan mengembangkan bakat anak-anak ini. Keterampilan pedalangan mereka sungguh luar biasa,” tambahnya, memuji kualitas penampilan para dalang muda.

‎Meski demikian, Sudewo mengingatkan bahwa tantangan di era modernisasi semakin besar. Ia berpesan kepada para dalang cilik dan seluruh pengurus SKM agar selalu tekun, gigih, dan istiqomah dalam berlatih.

‎‎”Tantangan ke depan makin nyata dan makin besar. Peradaban zaman membawa pergeseran. Saya berharap SKM tetap konsisten menjaga kemurnian seni pedalangan di tengah arus modernisasi,” tutupnya, seraya berharap seni wayang tetap lestari dan relevan bagi generasi mendatang. (red)

Next Article

Bupati Pati Lepas ‘SE-Run’ di CFD: Gaungkan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

›
Keywords Berita
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.