KARANGANYAR, PORTALLJATENG.ID| Boby Aditia Putra resmi memegang jabatan Ketua DPD KNPI Karanganyar masa bakti 2025–2028. Dalam Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karanganyar tahun 2025, ia terpilih secara aklamasi lantaran merupakan calon tunggal yang lolos dalam proses penjaringan.
Pelaksanaan Musda dan Rapimda tersebut berlangsung sesuai mekanisme AD/ART KNPI, sebagaimana disampaikan oleh Anwar Sanusi, Steering Committee Musda KNPI Karanganyar.
“Seluruh tahapan telah kami laksanakan sesuai aturan organisasi. Hingga batas akhir pendaftaran, hanya Mas Boby yang mendaftarkan diri, sehingga ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Karanganyar periode 2025–2028,” ujar Anwar.
Dalam sambutannya usai terpilih, Boby Aditia Putra menyampaikan rasa terima kasih dan optimismenya untuk membawa KNPI Karanganyar ke arah yang lebih baik.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Setelah terpilih, kami segera menindaklanjuti pembentukan tim formatur untuk menata struktur kepengurusan secara lengkap,” ujarnya.
Boby menegaskan, periode kepemimpinannya akan diarahkan untuk melanjutkan legasi positif pengurus sebelumnya, sekaligus melakukan improvisasi dan pembaruan program agar organisasi lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kita akan menginventarisasi seluruh potensi dan sumber daya dalam organisasi, supaya satu periode ke depan bisa lebih baik. KNPI harus semakin bermanfaat bagi pemuda Karanganyar dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh OKP yang berhimpun,” tambahnya.
Menurut Boby, arah gerak KNPI Karanganyar ke depan harus mampu menjawab tantangan zaman digital dan generasi muda.
“Kita hidup di era digital. KNPI harus bisa menjangkau generasi milenial, Gen Z, hingga generasi alfa, agar potensi mereka bisa dioptimalkan. Visi kita selaras dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, membangun Karanganyar bersama generasi muda yang kreatif dan produktif,” tegasnya.
Ketika ditanya soal motivasi dirinya terjun memimpin KNPI, Boby menjelaskan bahwa kepeduliannya terhadap kegiatan kepemudaan sudah lama ia jalankan melalui berbagai program di DPRD Karanganyar.
“Selama di DPRD, saya banyak terlibat dalam kegiatan kepemudaan seperti olahraga, musik, budaya, hingga acara rohani. Melalui KNPI, saya ingin memperluas dampaknya agar kebermanfaatan bisa dirasakan lebih luas di bawah naungan organisasi pemuda ini,” ujarnya.
Sementara itu, Aan Shopuanudin, Ketua Demisioner KNPI Karanganyar, menyebut bahwa hingga kini terdapat 23 organisasi kepemudaan dan 17 pengurus kecamatan (PK) yang berhimpun dalam KNPI Karanganyar.
“KNPI adalah rumah besar bagi organisasi kepemudaan. Selama ini kita tetap aktif meski sifatnya nirlaba dan banyak kegiatan yang digandeng bersama pemerintah, terutama Dinas Pemuda dan Olahraga,” terangnya.
Aan berharap kepemimpinan Boby Aditia Putra bisa membuat arah gerak KNPI semakin tajam dan progresif.
“Saya yakin di tangan ketua baru, KNPI Karanganyar bisa lebih berkembang dan berperan besar dalam pemberdayaan pemuda,” katanya.
Dukungan juga datang dari Desmond Tampubolon, Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, yang turut hadir dalam Musda. Ia menjelaskan, pelaksanaan reorganisasi KNPI di daerah memang sempat mundur karena bertepatan dengan tahun politik 2023–2024.
“DPD KNPI Jawa Tengah memberikan kelonggaran karena banyak pengurus yang juga terlibat aktif dalam penyelenggaraan pemilu dan pilpres. Tapi kegiatan di Karanganyar tidak pernah vakum, tetap berjalan dan terkoneksi dengan KNPI Jawa Tengah,” jelas Desmond.
Pihaknya berharap kepengurusan baru dapat memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga.
“Harapan kami, Mas Boby bisa memperkuat sinergi KNPI dengan lembaga-lembaga pemerintah, termasuk melanjutkan kerja sama seperti dengan Bawaslu, agar indeks kepemudaan Karanganyar di tahun 2026 nanti bisa meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.(Hds)





