PATI, Portalljateng.id | MTsN 1 Pati gelar kegiatan outbound dan bakti sosial bertajuk “Charity and Real Action” yang diinisiasi oleh Boarding School Az-Zahra di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati dati tanggal 10-12 Oktober 2026.
Acara gelaran pembukaan tersebut turut dihadiri Kepala Boarding Az-Zahra, Sa’dun, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku dan jajaran Forkompimcam Tlogowungu, meliputi Camat, Danramil, Kapolsek Tlogowungu serta Kepala Desa Gunungsari beserta perangkat, para guru beserta pembimbing.
Dalam sambutanya Kepala Kemenag Pati, Ahmad Syaiku apresiasi prestasi membanggakan MTsN 1 Pati. Madrasah ini kini sukses menduduki peringkat dua secara nasional, sebuah pencapaian gemilang. Apresiasi tersebut disampaikan Saiku saat membuka
“Insyaallah kalau kita mau menitipkan anaknya di tingkat MTs, di MTsN 1 Pati sudah tepat. Keberhasilan ini tentu berkat restu dan bantuan Bapak Ibu sekalian,” ujar Ahmad Saiku, Sabtu (10/10/2026) di hadapan peserta pembukaan outbound “Charity and Real Action” dan tamu undangan.
Syaiku menegaskan, madrasah tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik semata, tetapi juga wajib membentuk lulusan yang berakhlakul karimah, berkarakter terpuji, serta berjiwa pejuang. Oleh karena itu, rangkaian kegiatan seperti outbound di alam terbuka, pengobatan gratis, hingga santunan sosial dinilai sangat strategis untuk menempa mental sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial siswa.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, yang berhalangan hadir melalui Kepala Ponpes Az-Zahra, Sa’dun, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini dirangkai secara padat, mulai dari Sema’an Al-Qur’an, Az-Zahra Bersholawat, pengobatan massal gratis bersama Puskesmas Gembong 1, pentas seni, hingga bakti sosial santunan.
“Ada yang berbeda pada pelaksanaan outbound kali ini. Jika sebelumnya siswa mendirikan tenda di perkebunan durian, tahun ini sebanyak 24 kelompok siswa dan santri untuk pertama kalinya menginap langsung di rumah-rumah warga Desa Gunungsari, Dukuh Pangonan,” tuturnya, Sakdun, selesai acara pembukaan resmi kegiatan.
Disisi laim, hal ini dirasakan langsung oleh dua siswi MTsN 1 Pati, Zafira irgie shaumi(8b)dan Chelsea Chelsea Khanza Salsabilla(8e). Menurut mereka, tinggal bersama warga memberikan pengalaman kultural yang sangat berkesan.
“Ibu-ibu pemilik rumah menyambut kami dengan sangat ramah. Selain lebih dekat dengan alam pegunungan, kami juga belajar hidup mandiri jauh dari orang tua, bergotong-royong, serta mempererat silaturahmi tanpa ada perundungan,” ungkap Zafira dan Chelsea kompak.
Melalui sinergi antara prestasi akademik gemilang di tingkat nasional dan pembentukan karakter langsung di tengah masyarakat ini, pihak penyelenggara berharap kegiatan tersebut mampu mencetak generasi yang cerdas, tangguh, mandiri, serta bermanfaat bagi sesama. (red/adv)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE