KUDUS, PORTALLJATENG.ID|Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan memborong tiga medali pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang berlangsung pada 10–14 November di Tangerang, Banten.
Lebih membanggakan, pencapaian ini sekaligus mengantarkan MAN 2 Kudus masuk dalam Top 10 Nasional Bidang Sains dengan tema “Innovation and Research in Science Youth and Digital Technology”, OMI 2025 untuk jenjang MA/SMA, tepatnya menduduki peringkat ke-7.

Tiga peserta didik yang sukses membawa pulang medali adalah:
1. Medali Emas Fisika: Haidar Farid Islahudin (XII.6)
2. Medali Perak Fisika: Hanif Fathin Puspito Zafran (XI.3)
3. Medali Perunggu Ekonomi: M. Riva Yulianto (XII.1)
Sebagai wujud penghargaan tertinggi atas dedikasi dan kerja keras para peserta didik, Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, secara resmi menepati nadzarnya dengan menyerahkan tabungan umroh kepada ketiga peraih medali.
Penghargaan yang diberikan adalah:
Medali Emas: Rp 10.000.000
Medali Perak: Rp 7.500.000
Medali Perunggu: Rp 5.000.000
Ali Musyafak menyampaikan bahwa pemberian tabungan umroh ini adalah bentuk komitmen, motivasi, sekaligus rasa syukur madrasah atas capaian gemilang tersebut.
”Hadiah tabungan umroh ini adalah wujud penghargaan atas dedikasi mereka sekaligus motivasi bagi peserta didik lain untuk tidak takut bermimpi dan berkompetisi,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan spiritual dari seluruh keluarga besar madrasah, termasuk melalui kegiatan istiqosah, sholawat, dan pembacaan doa barzanji yang rutin dilantunkan.
Pembimbing sains, Bukhori, dan pembimbing ekonomi, Herni Mulyandari, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Mereka menekankan bahwa hasil membanggakan ini adalah buah dari ketekunan siswa, pendampingan yang maksimal dari guru, serta dukungan dan barokah doa dari seluruh pihak madrasah.
“Terima kasih atas kesuksesan MAN 2 Kudus di OMI 2025. Semua ini berkat dukungan dan barokah doa Bapak/Ibu guru serta tenaga kependidikan semuanya. Maturnuwun.” tandas Bukhori.
Sementara itu, pembimbing ekonomi, Herni Mulyandari memberikan apresiasi terhadap capaian siswanya.
“Alhamdulillah, hasil tahun ini benar-benar membahagiakan. Anak-anak belajar dengan tekun, dan kami para pembimbing hanya berusaha mendampingi sebaik mungkin. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi semuanya untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah,” pungkas Henri.
Keberhasilan MAN 2 Kudus bersanding dengan madrasah dan sekolah terbaik nasional seperti MAN IC Serpong dan MAN 2 Kota Malang membuktikan komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (Red)





