AMTB Audiensi ke DPRD ...

AMTB Audiensi ke DPRD Pati Soal Polemik Lahan RS Bhayangkara

Ukuran Teks:

PATI, PORTALLJATENG.ID – Aliansi Masyarakat Tambahmulyo Bersatu (AMTB) benar-benar mengambil langkah serius terkait polemik pembangunan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Pati. Mereka mendatangi Gedung DPRD Pati untuk audiensi bersama para Wakil Rakyat.

‎Diruang Paripurna DPRD Pati, Nandar, salah satu tokoh masyarakat Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Pati, mempertanyakan ihwal pelepasan hak atas tanah lapangan sepakbola milik Desa yang bakal dijadikan Rumah Sakit.

‎‎”Sebelumnya di Desa kami ada progam PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), kemudian Pemerintah Desa mendaftarkan tanah embung dan lapangan sepak bola itu.”ucap Nandar di hadapan para wakil Rakyat. Jum’at, 07 November 2025.

‎‎Padahal menurut Nandar, status tanah lapangan itu tak bertuan atau tanah GG. Sehingga, ketika muncul sertifikat masyarakat menjadi bertanya-tanya.

‎Dilain sisi, dijelaskan Kepala Desa Tambahmulyo, Eka Kurnia S, pelepasan tanah lapangan untuk pembangunan RS Bhayangkara sebetulnya sudah dilakukan sosialisasi. Oleh sebab itu, dengan adanya persoalan ini pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi lagi.

‎‎”Sebetulnya sosialisasi ke masyarakat sudah dilakukan, dan sertifikat saat ini sudah di tarik oleh BPN (Badan Pertanahan Negara) karena dinyatakan salah obyek. Dengan adanya persoalan ini kami akan melakukan evaluasi lagi.” terangnya,

‎Secara garis besar, dalam audensi yang dipaparkan ke gedung DPRD hari ini, masyarakat tidak mempermasalahkan adanya RS Bhayangkara di Desa Tambahmulyo.

‎Hanya saja, menurut Teguh Bandang Waluyo, salah satu anggota DPRD yang menjadi fasilitator terkait persoalan diatas menilai, pemerintah Desa kurang sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya progam tersebut.

‎”Kita jadwalkan Senin Minggu depan akan melakukan cek lokasi, tujuannya supaya kita (Anggota DPRD) mengetahui secara jelas permasalahan yang terjadi.” pungkasnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bagikan:
Artikel berhasil disimpan