PATI, PORTALLJATENG.ID – Sebuah insiden tumpahan bahan bakar jenis solar sempat menghebohkan kawasan Alun-Alun Kembang Joyo, Pati, pada sore hari Selasa (4/11/2025). Berkat respons cepat dari tim gabungan, situasi berhasil dikendalikan dan kini terungkap bahwa kebocoran tersebut dipicu oleh kerusakan teknis pada sebuah truk.
Tim tanggap darurat yang terdiri dari personel Polsek Pati Kota, Satlantas Polresta Pati, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta para relawan, langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
Mereka segera mengamankan lokasi, yang melibatkan penutupan sementara akses jalan di sekitar Alun-Alun Kembang Joyo oleh petugas Satlantas dan Polsek Pati Kota.
Upaya pembersihan difokuskan untuk menghilangkan solar yang meluas agar tidak menimbulkan bahaya kecelakaan.
”Kami dari Damkar melakukan pembersihan dengan campuran air dan deterjen,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Tidak lama setelah upaya pembersihan intensif, truk yang menjadi sumber masalah berhasil ditemukan dan diamankan oleh aparat, meski sempat menepi cukup jauh dari titik tumpahan utama.
Sopir truk, Abdillah dari Kalikangkung, Tegal, telah dimintai keterangan terkait insiden ini. Ia membenarkan bahwa kejadian itu berlangsung kurang lebih satu jam sebelum penemuan truk, sekitar pukul 16.30 WIB.
Abdillah menjelaskan bahwa kebocoran tangki solar adalah akibat dari malfungsi mekanis yang tak terduga saat ia melaju.
”Ini posisi kronologinya kan tadi lagi jalan, terus kopel, posisi kopel apa yang namanya baut lepas,” jelas Abdillah kepada awak media.
Lepasnya baut pada kopel truk menyebabkan bagian tersebut bergerak liar dan menghantam tangki solar, memicu kebocoran parah dan tumpahan bahan bakar di jalan umum.
Saat ini, truk beserta sopirnya telah diamankan oleh pihak kepolisian. Penahanan ini dilakukan untuk pemeriksaan mendalam terkait insiden tersebut dan untuk menindaklanjuti proses pertanggungjawaban yang diperlukan.
Kesigapan seluruh petugas gabungan diapresiasi karena berhasil menormalkan kembali kondisi jalanan dan meminimalkan potensi dampak negatif dari tumpahan solar di tengah area publik. (red)





