213 Atlet dari Tujuh Daerah Ikuti Sirkuit Panjat Tebing Solo Raya 2025 di Boyolali
0:00
--:--
213 Atlet dari Tujuh Daerah Ikuti Sirkuit Panjat Tebing Solo Raya 2025 di Boyolali
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Olahraga

213 Atlet dari Tujuh Daerah Ikuti Sirkuit Panjat Tebing Solo Raya 2025 di Boyolali

X
Panitia, peserta dan Forkopimda pada kegiatan upacara pembukaan Popda panjat tebing Kabupaten Boyolali dan Sirkuit panjat tebing Solo Raya di depan Wall Climbing FPTI Boyolali (Portalljateng/Hds)

BOYOLALI, PORTALLJATENG.ID – Ajang Sirkuit Panjat Tebing (SPT) Solo Raya 2025 yang diselenggarakan di wall climbing FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Boyolali menarik partisipasi 213 atlet panjat tebing putra dan putri. Mereka berasal dari tujuh kabupaten/kota se-Solo Raya, dan kejuaraan ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 24-26 September 2025.

‎Panitia pelaksana, Fatimah, menjelaskan bahwa ajang SPT kali ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni lead dan speed, yang masing-masing dibagi dalam beberapa nomor pertandingan. Peserta terdiri dari berbagai jenjang, mulai pelajar SD hingga mahasiswa, baik putra maupun putri.

‎‎“Kemarin sudah kita adakan daftar ulang dan technical meeting (TM). Hampir semua peserta maupun official hadir. Total ada sekitar 156 peserta dari tujuh kabupaten/kota di Solo Raya,” terang Fatimah, panitia SPT dari FOTO Boyolali, Jumat (23/9/2025).

‎Menariknya, pelaksanaan SPT tahun ini digelar bersamaan dengan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Boyolali 2025 untuk cabang olahraga panjat tebing. Dalam ajang POPDA tersebut, tercatat sekitar 85 peserta yang mewakili berbagai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Boyolali.

‎Fatimah yang juga merupakan mantan atlet panjat tebing asal Boyolali menyampaikan apresiasinya atas meningkatnya minat pelajar terhadap olahraga ini.

‎“Alhamdulillah, panjat tebing di Boyolali sekarang makin diminati pelajar. Tahun lalu peserta POPDA hanya sekitar 30 orang, sekarang meningkat signifikan menjadi seratusan peserta dari dua disiplin, lead dan speed,” ujarnya.

‎Dengan antusiasme tinggi dari para pelajar dan atlet muda tersebut, SPT Solo Raya 2025 diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah prestasi bagi generasi penerus olahraga panjat tebing di wilayah eks Karesidenan Surakarta.(Hds)

Next Article

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan Margorejo Pati

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.