BOGOR, PORTALLJATENG.ID – Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) DKI Jakarta bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Program Wirausaha Muda Pemula (WMP) 2025.
Inisiatif ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kapasitas, jaringan, dan daya saing generasi muda yang bergerak di sektor kewirausahaan, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ibu Kota.
Program intensif yang telah memasuki tahun ketiga ini diselenggarakan selama tiga hari, 22–24 Oktober, di Ole! Suites Hotel & Cottage Sentul, Bogor. Sebanyak 44 awardee terpilih dari beragam sektor usaha mengikuti rangkaian pembekalan bisnis mendalam.
Minat Tinggi dan Konsistensi Program
Program WMP 2025 mencatat tingginya antusiasme wirausaha muda Jakarta, terbukti dengan 263 pendaftar yang mengikuti serangkaian proses seleksi ketat. Dari jumlah tersebut, 44 peserta berhasil lolos untuk mengikuti program intensif ini.
Ketua FKP DKI Jakarta, Mochamad Nuruddin, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung lahirnya pelaku usaha muda yang adaptif dan tangguh.
“Selama tiga tahun berturut-turut, FKP bersama Dispora DKI Jakarta telah melahirkan 132 penerima manfaat yang kini aktif mengembangkan usaha di berbagai bidang. Program ini kami rancang agar peserta tidak hanya mampu membangun bisnis berkelanjutan, tetapi juga memiliki jaringan usaha yang kuat dan berdaya saing,” jelas Nuruddin.
Mendorong Penciptaan Lapangan Kerja
Kepala Dispora DKI Jakarta, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dispora DKI Jakarta, Yunus Burhan, menyoroti peran strategis program ini dalam penguatan ekonomi daerah.
Ia menekankan bahwa program ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, yang berfokus pada peningkatan kemandirian dan daya saing pemuda dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat pemuda DKI Jakarta terhadap kewirausahaan. Sebanyak 44 peserta terpilih diharapkan dapat memanfaatkan wadah ini sebaik mungkin untuk mengembangkan potensi usaha, sehingga mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus membuka lapangan kerja baru di Jakarta,” ujar Yunus Burhan dalam sambutan pembuka.
Pembekalan Bisnis Digital dan Keberlanjutan
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta menerima pembekalan strategis yang sangat relevan dengan dinamika pasar saat ini. Materi tematik disampaikan oleh narasumber profesional, praktisi bisnis, dan wirausaha muda sukses, mencakup:
- Smart Goals dan Literasi Keuangan Usaha
- Kolaborasi Bisnis Berkelanjutan
- Optimalisasi Branding dan Konten Produk dengan Artificial Intelligence (AI)
- Strategi Pemasaran, Marketplace, dan Online Platform
- Standard Operating Procedure (SOP) dan Market Fit
- Leadership & Team Building serta Communication Skill for Entrepreneurs
Yunus Burhan mengapresiasi kualitas produk peserta dalam sesi presentasi.
“Kualitas produk-produk penerima manfaat sangat menjanjikan, kreatif, dan memiliki potensi tinggi di pasar. Dengan strategi pemasaran yang tepat, program ini insyaallah menjadi wadah yang baik untuk melahirkan pengusaha muda sukses,” ungkapnya.
Aisyah, salah satu peserta dengan merek usaha sosial Bersi-Bersi Lemari yang fokus pada upcycling pakaian bekas bersama komunitas disabilitas, menyampaikan bahwa materi dan jejaring yang didapatkan sangat relevan.
“Kami bisa berjejaring dan belajar dari banyak teman kreatif di sini, yang sangat penting untuk pengembangan bisnis sosial kami,” katanya.
Program WMP 2025 ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara Dispora DKI Jakarta dan FKP DKI Jakarta, dengan harapan dapat melahirkan generasi muda yang berani, adaptif terhadap perubahan pasar, dan berkontribusi aktif dalam penguatan ekonomi nasional. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE