PATI, Portalljateng.id | Gelaran Pekan Raya Kreasi Pati 2026 resmi berlangsung di Alun-Alun Simpang Lima Pati mulai tanggal 31 Juli hingga 5 Agustus 2026. Guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung, pihak panitia penyelenggara tidak memungut biaya masuk kawasan Pameran dan event, pengunjung cukup membayar parkir kendaraan di kawasan alun-alun selama event berlangsung.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana Pameran Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Pati, Acep Iqbal Syamsul Bilad. Ia menyampaikan bahwa pihak panitia sama sekali tidak membebankan tiket masuk atau GRATIS masuk bagi pengunjung kepada masyarakat yang datang ke lokasi acara.
”Pihak panitia tidak memungut tiket masuk area pameran, pengunjung cukup membayar parkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang telah ditentukan yang dikelola oleh petugas parkir yang dikoordinir oleh DInas Perhubungan Kabupaten Pati di kawasan Simpang Lima Pati,” ujar Acep.
Acep menjelaskan, tata kelola kantong parkir selama kegiatan Pekan Raya Kreasi Pati 2026 sepenuhnya telah berkoordinasi dan dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati juru parkir (jukir).
”Untuk pengelolaan parkir selama kegiatan Pekan Kreasi Pati 2026 sudah dikelola dari Dinas Perhubungan Pati dan bekerjasama dengan warga sekitar,” tambahnya.
Selain menyampaikam terkait kebijakan parkir dari panitia, event bertajuk Pekan Raya Kreasi Pati dan Jateng Creative Fest 2026 ini juga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Dishub Pati, Nita Agustiningtyas, dikonfirmasi Portalljateng.id, bahwa pengaturan parkir tetap memaksimalkan titik lokasi dan juru parkir (jukir) resmi yang sudah ada.
”Untuk parkir di acara ini tidak ada pengelolaan khusus, tetap sesuai lokasi dan jukir yang sudah ada. Dari Dishub juga sudah menginfokan ke para jukir sebagaimana biasanya, sesuai ketentuan parkir tepi jalan umum nggih. Tidak ada perubahan, kecuali saat CFD aja.” singkat Nita, dihubungi via Wahatsapp (wa), Sabtu (1/8/2026).
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas di lapangan saat memarkirkan kendaraan, serta bersama-sama menjaga kebersihan selama menikmati berbagai produk dan pertunjukan ekonomi kreatif lokal yang disajikan. (red)





Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE