MTsN 1 Pati Raih Prest...

MTsN 1 Pati Raih Prestasi Gemilang di KREASI 2025 dengan Dua Medali Perunggu

Ukuran Teks:

PATI, PORTALLJATENG.ID| Setelah melewati rangkaian seleksi yang kompetitif, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati berhasil mengukir prestasi membanggakan di ajang Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2025 tingkat nasional. Dua tim riset dari MTs/SMP sederajat tersebut sukses membawa pulang medali perunggu.

‎Secara keseluruhan, MTsN 1 Pati mengirimkan tiga tim ke babak final nasional ini. Dua medali perunggu tersebut dimenangkan oleh tim yang fokus pada bidang penelitian Ilmu Hayati, Kimia, dan Lingkungan. Mereka adalah, ‎Hilde Azkya Syahvine dan Isnaeni Nur Khlofah. Adlina Silmi Alya Wardani dan Hasya Nathania Hasby

‎Sementara itu, tim ketiga yang beranggotakan Ahmad Ratrya Harimurti dan Khovito Reynard Nijananda juga meraih pengakuan, yaitu Honorable Mention untuk penelitian mereka di bidang Sosiologi, Ekonomi, dan Kewirausahaan.

Hilde Azkya Syahvine, salah satu peraih perunggu, berbagi pengalamannya yang berkesan saat berhadapan dengan para juri. Ia mengakui sesi tanya jawab tersebut merupakan momen tak terlupakan yang menguji fokus dan nalar timnya.

“Pengalaman saat presentasi di hadapan dewan juri sungguh luar biasa. Beberapa pertanyaan yang diajukan benar-benar mengasah logika berpikir kami dan menantang fokus penelitian. Walaupun ada satu atau dua jawaban yang masih membuat saya ragu, dewan juri justru memberikan masukan konstruktif yang akan sangat berguna sebagai evaluasi untuk riset kami berikutnya,” ujar Hilde, Jumat (7/11).

‎Hilde mengungkapkan kebanggaannya bisa masuk dalam jajaran 10 tim peraih perunggu, mengingat ini adalah kompetisi riset perdananya. Booth Kreatif Menjadi Kunci Sukses‎.

Menurut Hilde, salah satu faktor krusial yang menunjang keberhasilan mereka adalah presentasi booth yang menarik. Booth pameran yang dilengkapi poster dan suvenir hasil penelitian mereka sukses menarik perhatian.

‎”Momen kunci keberhasilan kami di KREASI adalah ketika kami menampilkan booth secara totalitas. Alhamdulillah, banyak juri yang tertarik dan mengunjungi booth kami untuk bertanya lebih detail. Bahkan, peserta dan peneliti lain juga menyukai konsep booth tim kami,” tambahnya.

Ia menegaskan, semua pencapaian ini tidak lepas dari peran penting guru pembimbing yang senantiasa memberikan arahan teknis dan motivasi yang tak pernah putus.

‎Menanggapi hasil membanggakan ini, Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi.

“Kami bersyukur atas pencapaian ini, yang merupakan buah dari kerja keras siswa, bimbingan para guru, dan dukungan penuh dari madrasah serta orang tua. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menghasilkan inovasi berdampak, khususnya di sektor vital seperti lingkungan dan hayati,” kata Wahyu Hidayat.

‎Ia berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa-siswi lainnya agar lebih berani mengembangkan ide-ide ilmiah dan aktif berpartisipasi dalam ajang riset dan inovasi di masa depan. (Red)

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bagikan:
Artikel berhasil disimpan