Kecelakan Maut di Jalan Panglima Soedirman Pati, Praktisi Hukum Soroti Kurangnya Rambu Jalan dan Penerangan
0:00
--:--
Kecelakan Maut di Jalan Panglima Soedirman Pati, Praktisi Hukum Soroti Kurangnya Rambu Jalan dan Penerangan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Kecelakan Maut di Jalan Panglima Soedirman Pati, Praktisi Hukum Soroti Kurangnya Rambu Jalan dan Penerangan

X
Screenshot_20250929-221950

PATI – Portalljateng.id | Kecelakan maut mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Panglima Soedirman Pati, pada hari minggu (28/9/20025) dini hari, praktisi hukum singgung kurangnya pemasangan rambu-rambu.

Praktisi hukum Giyanto S.H, M.H, mengatakan, pengembang atau pemborong proyek pembangunan jalan seharusnya lebih memperhatikan penambahan pemasangan rambu-rambu untuk pengguna jalan.

‎”Mestinya pemborong harus memasang atau penambahan rambu-rambu, supaya  masyarakat untuk lebih berhati-hati pada saat melewati proyek pembangunan jalan. Saya melihat kurangnya rambu-rambu yang dipasang dan penerangan juga kurang, sehingga marka jalan kurang terlihat,” ujar Giyanto, Senin, (29/9/2025).

‎Disinggung dari kacamata hukum kecelakaan yang akibatkan korban meninggal dunia, Giyanto mengungkapkan, pihak keluarga bisa menuntut kepada pemborong maupun pemerintah.

“Bisa saja menuntut, sesuai dengan pasal 273, undang-undang  no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pemerintah dan pemborong dapat dikenai sangsi perdata maupun pidana yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkasnya.

Adm

Next Article

Diduga Minim Lampu Penerangan, Madani Law Firm Somasi Proyek Jalan Panglima Soedirman Pati

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.