Chandra: Santunan Baznas Jaga Martabat Yatim Pati
0:00
--:--
Chandra: Santunan Baznas Jaga Martabat Yatim Pati
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Chandra: Santunan Baznas Jaga Martabat Yatim Pati

X
Foto: Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra penyerahan bantuan Baznas Kabupaten Pati yang digelar di Ruang Pragola Setda Kabupaten Pati.(Portalljateng/Hms)

PATI, Portalljateng.id | Kepedulian terhadap anak yatim piatu diwujudkan dengan pendekatan yang lebih bermartabat dalam penyerahan bantuan Baznas Kabupaten Pati yang digelar di Ruang Pragola Setda Kabupaten Pati. Dalam kegiatan ini, penerima manfaat sengaja tidak dihadirkan demi menjaga privasi dan perasaan anak-anak yatim piatu, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Baznas Kabupaten Pati yang menyasar 2.030-an anak yatim piatu yang tersebar di 400 desa dan kelurahan.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan prinsip penghormatan terhadap martabat penerima, agar mereka tidak merasa terbebani secara psikologis maupun sosial.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah serta para pendamping penyaluran bantuan.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus ditampilkan secara terbuka, melainkan cukup diwujudkan melalui keikhlasan dan ketulusan dalam membantu sesama.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menekankan pentingnya mengedepankan empati dalam setiap bentuk bantuan sosial. Menurutnya, anak-anak yatim piatu merupakan kelompok yang dimuliakan oleh Tuhan dan sudah memiliki beban moral dalam kehidupan mereka, sehingga harus dijaga kehormatan dan perasaannya.

Ia juga mengapresiasi Baznas Kabupaten Pati atas konsistensinya dalam menyalurkan bantuan secara luas dan berkelanjutan.

Kontribusi ini diharapkan mampu membantu meringankan beban hidup anak-anak yatim piatu, tidak hanya secara materi, tetapi juga dari sisi psikologis.

Pendekatan penyaluran bantuan tanpa menghadirkan penerima manfaat dinilai sebagai langkah bijak di tengah derasnya arus media sosial.

Cara ini, menurut Chandra, diharapkan dapat menjadi contoh bahwa membantu tidak selalu harus disertai publikasi, melainkan cukup diketahui oleh hati nurani dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Kalau kita membantu anak-anak yatim piatu, cukuplah dengan hati dan keikhlasan. Mereka tidak perlu kita hadirkan dan pertontonkan, karena yang kita cari adalah rida Allah. Dengan cara seperti ini, semoga Kabupaten Pati menjadi daerah yang adem, tentrem, dan penuh keberkahan”, pungkasnya.

Next Article

Bulan Ramadan, MTsN 1 Pati Optimalkan Pembelajaran Berbasis Akhlakul Karimah ‎

›
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.