Audiensi JMPPK: Plt Bu...

Audiensi JMPPK: Plt Bupati Pati Sikapi Masalah Kendeng

Ukuran Teks:

PATI, Portalljateng.id | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, menerima audiensi Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) di Ruang Kembang Joyo Setda Pati, Selasa (14/4/2026). Audiensi ini dimaksudkan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pelestarian lingkungan dan tata kelola tambang di wilayah Kendeng, sekaligus merespons laporan adanya aktivitas tambang ilegal yang meresahkan warga.

‎Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, serta para pimpinan perangkat daerah terkait, antara lain DPMPTSP, DPUTR, Inspektorat, BPKAD, DLH, dan perwakilan ESDM Provinsi Jawa Tengah.

‎“Tadi kami beraudiensi dan berdiskusi dengan teman-teman dari Sukolilo. Mereka menyampaikan beberapa titik tambang ilegal dan sudah langsung kita sikapi. Ke depan, kita akan bersinergi terkait hal ini,” tegas Plt Bupati.

‎‎Pemerintah Kabupaten Pati juga menekankan bahwa penanganan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pemulihan lingkungan melalui langkah rehabilitasi lahan.

‎‎Upaya ini dilakukan dengan menggandeng investor yang berkomitmen mendukung penyediaan bibit tanaman keras di wilayah Sukolilo dan Tambakromo.

‎‎“Rehabilitasi harus berjalan seiring dengan penertiban. Kita ingin fungsi ekologis kawasan Kendeng bisa pulih dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Koordinator JMPPK, Gunretno, menyampaikan bahwa pemahaman menyeluruh terhadap kondisi Pegunungan Kendeng menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

‎Ia menilai langkah dialog ini penting sebagai ruang penyampaian aspirasi masyarakat.

‎‎“Pemimpin daerah harus memahami persoalan Kendeng secara utuh, agar kebijakan yang diambil tidak berdampak buruk bagi kelestarian alam,” ujar Gunretno.

‎Ke depan, koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi provinsi, khususnya ESDM, diharapkan semakin intensif guna memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan serta mencegah kerusakan ekosistem Pegunungan Kendeng.(red/hms)

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bagikan:
Artikel berhasil disimpan