Yakusa Pati Dukung Pol...

Yakusa Pati Dukung Polri, Imbau Warga Tak Terpicu Provokasi

Ukuran Teks:

PATI, Portalljateng.id | Perkumpulan Yakusa Pati secara resmi memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh bagi Polresta Pati dalam upaya memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan wilayah Pati tetap kondusif bagi seluruh lapisan warga.

​Langkah preventif yang diambil kepolisian dipandang sangat relevan, mengingat kondisi sosial, ekonomi, hingga tensi geopolitik saat ini yang dinamis dan sering kali menimbulkan keresahan. Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan kekhawatiran masyarakat terhadap ketidakpastian situasi global maupun lokal dapat diminimalisir.

Menanggapi adanya rencana aksi dari beberapa kelompok yang ingin menyuarakan ketidakpuasan terhadap kinerja Aparat Penegak Hukum (APH), Yakusa Pati mengimbau agar seluruh pihak dapat menahan diri dari tindakan yang berpotensi memicu kegaduhan.

Ketua Yakusa Pati, Nyaksu, berpendapat bahwa penyampaian kritik terhadap kinerja APH sebaiknya dilakukan dengan kepala dingin melalui ruang diskusi yang sehat, bukan dengan aksi turun ke jalan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Sebaiknya dihindari itu kegaduhan di jalan raya hanya untuk menyuarakan pendapat. Kasihan warga sekitar Mapolresta Pati yang masih susah mencari sesuap nasi demi keluarga. Pikirkan itu warga sekitar, jangan egois,” ujar Nyaksu saat ditemui 3 Mei 2026.

Lebih lanjut, Nyaksu menyoroti rencana salah satu kelompok yang berniat mendirikan tenda posko di pinggir jalan depan Mapolresta Pati.

Menurutnya, aksi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat luas, mulai dari pengguna jalan hingga anak-anak sekolah yang melintas.

“Pengguna jalan pasti sangat terganggu, anak-anak sekolah pasti juga terganggu. Lebih baik fokus bekerja, menafkahi anak istri di rumah, itu yang lebih utama,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Nyaksu mengimbau agar seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pati tidak mudah terpancing oleh provokasi yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Masyarakat saya minta jangan terpancing provokasi dari beberapa kelompok. Lebih baik kerja fokus perbaiki ekonomi keluarga, lindungi anak istri supaya nyaman di rumah,” pungkasnya. (red)

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bagikan:
Artikel berhasil disimpan