Komitmen Bupati Pati Sudewo: Sungai JU II Dikeruk, Jembatan Kalironggo Akan Ditinggikan untuk Hapus Banjir Tahunan
0:00
--:--
Komitmen Bupati Pati Sudewo: Sungai JU II Dikeruk, Jembatan Kalironggo Akan Ditinggikan untuk Hapus Banjir Tahunan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
PortallJateng.id / Daerah

Komitmen Bupati Pati Sudewo: Sungai JU II Dikeruk, Jembatan Kalironggo Akan Ditinggikan untuk Hapus Banjir Tahunan

X
Foto: Bupati Pati Sudewo, menegaskan bahwa program normalisasi ini akan terus dilanjutkan hingga benar-benar tuntas.(Portalljateng/Hil)

PATI, PORTALLJATENG.ID – Bupati Pati, Sudewo, menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi banjir dengan turun langsung meninjau lokasi-lokasi krusial di Kecamatan Sukolilo.

Titik perhatian utamanya adalah proyek normalisasi Sungai JU II (yang merupakan hulu Sungai Juwana/Silugonggo) dan mengevaluasi kondisi Jembatan Kalironggo di Desa Baturejo yang diyakini sebagai salah satu penyebab utama genangan air.

Normalisasi Sungai JU II Terus Berjalan
‎Sungai JU II, yang melintasi beberapa desa seperti Baleadi, Baturejo, Wotan, Srikaton, hingga Talun, selama ini menjadi momok bagi warga akibat meluapnya air.

‎Bupati Sudewo menjelaskan bahwa pendangkalan dan penyempitan sungai merupakan penyebab utama bencana tahunan tersebut. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Pati telah mengerahkan alat berat.

“Alat berat sudah kami turunkan, saat ini sedang kami lebarkan dan kami keruk endapannya. Kalau tidak dikeruk, memang menjadi penyebab banjir. Pengerjaan sudah berjalan, meski belum tuntas sepenuhnya. Dampaknya, banjir sudah berkurang dari tahun sebelumnya,” jelas Sudewo.

Sudewo menegaskan bahwa program normalisasi ini akan terus dilanjutkan hingga benar-benar tuntas. Ia menargetkan sebuah harapan besar bagi masyarakat Pati: mulai awal tahun depan, wilayah Sukolilo tidak lagi mengalami banjir besar.

‎”Kami lanjutkan pengerukan ini sampai selesai. Insya Allah mulai bulan Januari nanti tidak akan terjadi banjir yang begitu besar,” ujarnya optimis.

Selain sungai, sorotan juga tertuju pada Jembatan Kali Ronggo di Desa Baturejo. Jembatan ini, kata Sudewo, memiliki desain yang terlalu pendek, sehingga menjadi faktor krusial air meluap hingga merendam permukiman.

“Desain jembatan ini menyebabkan banjir meluap, tidak hanya di Desa Baturejo, tetapi juga di Baleadi,” ungkapnya.

‎Untuk solusi jangka panjang, Sudewo telah merencanakan langkah konkret.

“Rencananya tahun depan akan kami tangani dengan meninggikan jembatan supaya tidak menjadi penyebab banjir lagi,” terangnya, memastikan adanya perbaikan infrastruktur yang signifikan.

‎Bupati Sudewo berharap seluruh proses penanganan banjir, baik melalui normalisasi sungai maupun perbaikan jembatan, dapat berjalan lancar. Ia menekankan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus melakukan langkah konkret demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Next Article

Diterjang Air Kiriman, Tanggul Sungai Widodaren Pati Kembali Ambrol 10 Meter

›
Keywords Berita
☕ Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×
☕

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.