PATI – Portalljateng.id | Grand Prix Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island, Minggu 19 Oktober 2025 kembali menyajikan drama balap motor kelas dunia. Pembalap Trackhouse Aprilia Rahul Fernandez menangkan pertandingan final pada hari
Balapan yang berlangsung selama 27 putaran ini penuh insiden dan perubahan posisi. Pemegang pole position, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), gagal mempertahankan posisinya sejak awal, dan langsung disalip beberapa pembalap.
Awalnya, balapan dipimpin oleh Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang tampil beringas. Namun, Bezzecchi yang dikenai hukuman double long lap penalty akibat insiden dengan Marc Marquez di Mandalika, harus menjalankan sanksi tersebut di lap kelima dan ketujuh, membuatnya sempat tercecer dari barisan depan.
Momen ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Raul Fernandez. Pembalap Spanyol itu mengambil alih pimpinan balap dan mulai membangun jarak. Meskipun mendapat tekanan dari para pesaing, Fernandez mampu menjaga ritme balapnya yang konsisten dan menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 39 Menit 49,571 Detik, merebut podium tertinggi untuk pertama kalinya dalam karier MotoGP-nya.
Di posisi kedua, pembalap Pertamina VR46 Ducati, Fabio Di Giannantonio, tampil solid sepanjang balapan dan berhasil mengamankan podium. Sementara itu, meskipun dihantam hukuman ganda, Marco Bezzecchi menunjukkan comeback yang luar biasa dengan menyalip Alex Marquez jelang putaran terakhir, dan sukses mengamankan podium ketiga.
Hasil minor justru dialami oleh salah satu penantang gelar, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), yang mengalami crash di empat lap tersisa, mengakhiri balapannya tanpa poin dan memberikan keuntungan besar bagi pembalap di puncak klasemen.
Kemenangan Raul Fernandez ini tidak hanya menandai kejutan di Phillip Island, tetapi juga menegaskan daya saing motor Aprilia di musim 2025, sekaligus memanaskan persaingan di sisa seri MotoGP. Sirkuit Phillip Island sekali lagi membuktikan reputasinya sebagai lintasan yang selalu menyajikan balapan yang tak terduga!
Adm





