KARANGANYAR – Portalljateng.id | Menghadapi bonus demografi dan menargetkan perolehan kursi di DPRD Karanganyar pada Pemilu 2031 mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karanganyar mulai memanaskan mesin politiknya lebih awal dengan menyiapkan generasi muda.
Ketua DPD PKS Karanganyar, Darwanto, menegaskan bahwa pelibatan kader muda menjadi salah satu kunci utama dalam strategi partai lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan usai melantik 17 Dewan Pengurus Cabang (DPC) tingkat kecamatan periode 2025–2030 di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Minggu (12/10/2025).
”Keterlibatan anak muda dalam struktur partai adalah bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi. Kami ingin mereka aktif berperan dan menjadi motor penggerak di tingkat akar rumput,” ujar Darwanto.
Menurutnya, pelantikan pengurus DPC ini menjadi bagian dari proses regenerasi rutin di tubuh PKS menjelang penyusunan program kerja jangka menengah dan panjang. Setelah pelantikan tingkat kecamatan, DPD PKS Karanganyar akan melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa.
”Akhir bulan ini, tepatnya tanggal 24 sampai 26 Oktober, kami akan menuntaskan pembentukan pengurus di lima daerah pemilihan. Awal tahun depan, program kerja partai sudah bisa berjalan secara terstruktur,” jelasnya.
Darwanto menargetkan PKS Karanganyar mampu menambah jumlah kursi legislatif dari lima menjadi delapan kursi di Pemilu 2031. Ia optimistis target tersebut bisa dicapai melalui strategi konkret dan soliditas internal partai.
”Dulu kami pernah memiliki enam kursi, jadi tidak ada alasan untuk pesimis. Mitos bahwa PKS sulit menambah kursi itu tidak benar. Kami akan buktikan dengan kerja nyata dan konsolidasi yang kuat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut sinergi antara kader senior dan junior menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan organisasi serta memperkuat basis dukungan di masyarakat.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang turut hadir dalam acara pelantikan, menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan dan semangat kader PKS.
”Semoga PKS makin solid dan terus berperan dalam pembangunan daerah. Tambah berpartai itu jangan hanya untuk partai, tapi untuk masyarakat. Kalau partainya solid, pembangunan juga akan makin lancar,” ungkap Rober.
Ia menambahkan, sinergi antarpartai politik, terutama yang tergabung dalam koalisi pemerintahan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas politik dan mempercepat pelaksanaan program strategis di Kabupaten Karanganyar.
”PKS juga bagian dari koalisi pemerintah daerah. Harapannya sinergi ini bisa terus terjaga dan makin baik ke depan,” tandasnya.
Adm/Hds





