PATI, Portalljateng.id | Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan. Akibat kerusakan bangunan yang parah, siswa kelas 4 di salah satu sekolah dasar SDN Mencon, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, terpaksa harus menjalani proses belajar mengajar di ruang depan kantor balai desa setempat selama satu semester terakhir.
Langkah evakuasi ini diambil pihak sekolah guna menghindari risiko keselamatan siswa, mengingat kondisi gedung sekolah yang sudah sangat tidak layak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan paling parah terjadi pada ruang kelas 1 dan kelas 2 yang dilaporkan telah ambrol. Sementara itu, bangunan lainnya dikhawatirkan tinggal menunggu waktu untuk mengalami hal serupa.
Kepala Sekolah SDN Mencon, M. Yasin Amin, melalui salah satu guru pembimbing, Budianto, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) sejak dirinya menjabat, namun hingga kini belum ada realisasi.
”Sudah satu semester anak-anak kelas 4 belajar di balai desa. Kami sudah mengajukan (perbaikan) ke Disdik berkali-kali, tapi seolah harus menunggu ambruk dulu baru ada tindakan. Pernah plafon ruang kelas ambrol, beruntung tidak ada siswa di dalam ruangan baru jam istirahat,” ujar Budianto, Senin (13/4).
Menurutnya, dari pihak dinas seringkali menjadi kendala teknis, seperti ketidaksesuaian data kondisi gedung di aplikasi Dapodik hingga alasan antrean prioritas anggaran. Padahal, pihak dinas sudah beberapa kali melakukan survei ke lokasi.
”Survei dari Disdik sudah beberapa kali dilakukan, tapi ya hanya sebatas survei saja. Belum ada tindak lanjut. Bahkan dari pihak pemerintahan maupun anggota dewan belum ada yang meninjau langsung ke sini,” tambahnya.
Di sisi lain, informasi terbaru menyebutkan bahwa anggaran perbaikan dikabarkan akan segera diproses oleh Dinas Pendidikan setelah adanya komunikasi intensif dengan pihak terkait. Pihak sekolah tetap berharap agar janji tersebut segera terealisasi agar siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan layak.
Sementara, Sunarji, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, dikonfirmasi terpisah portalljateng.id melalui pesan pendek whatsapp (wa) Senin (13/4/2026) masih dinas luar.(red)





